
Lebak– Sinar mentari terbit dari ufuk timur, menandakan hari dan semangat baru
telah dimulai, mereka duduk berkumpul GOR SMAN 1 Rangkasbitung, tempat dimana
harapan-harapan mereka terkumpul menjadi satu kenyataan yang sama. Suasana di GOR SMAN 1 Rangkasbitung
terasa berbeda, sejak pagi hari ratusan
pelajar memenuhi ruangan dengan wajah penuh dengan rasa yang ingin tahu. Mereka
datang membawa satu hal yang sama, harapan akan masa depan yang lebih jelas.
Sebanyak 192 siswa yang terdaftar sebagai peserta BSI
Inspiring Day di kabupaten Lebak Banten pada tanggal 24 desember 2025,
merupakan delegasi dari empat sekolah
yakni SMKN 1 Rangkasbitung, SMAN 1 Rangkasbitung, SMAN 2 Rangkasbitung, SMAN 3
Rangkasbitung.
Di tempat inilah mereka bertumbuh, wilayah dengan keterbatasan akses
informasi atas pendidikan
tinggi. Kehadiran program ini menjadi kesempatan untuk menjadi ruang yang
membuka cakrawala baru.
Satu per satu sesi mereka jalani
dengan penuh semangat. Mulai dari sesi interaktif, sesi mentoring hingga sesi berbagi
perjalanan kisah hidup mereka masing-masing. Para siswa diajak untuk mengenali
minat dan potensi diri mereka melalui pengisian Buku Inspirasi, sebuah catatan
sederhana yang penuh makna untuk memulai menentukan masa depan.
Angely siswa dari SMAN 3
Rangkasbitung mengungkapkan rasa bahagianya atas diselenggarakannya acara BSI
Inspiring Day ini “Acara ini sangat bermanfaat dan menyenangkan
sekali, sebelum acara ini saya adalah orang yang takut untuk bermimpi,
setelah mengikuti sesi program ini saya jadi lebih berani bermimpi karena mimpi
tidak ada batasnya” ujar Angely salah satu peserta BSI Inspiring Day.
Suasana mulai semakin hangat, saat sesi mentoring pendidikan dimulai,
cerita tentang perjuangan menggapai asa pendidikan mulai terasa, tentang
keterbatasan yang bukan menjadi alasan untuk berhenti bermimpi. Di sesi
informasi akses pendidikan dan beasiswa, banyak siswa yang baru mengetahui
bahwa peluang melanjutkan studi
yang terbuka lebih luas dari apa yang mereka bayangkan.
Selama
ini, banyak pelajar hanya mengandalkan kabar burung tentang cara masuk
perguruan tinggi, informasi beasiswa, atau sosok mentor yang bisa dijadikan
panutan. Melalui sesi mentoring kelompok bersama fasilitator, ruang diskusi
kecil ini justru menjadi tempat paling terbuka. Di sanalah pertanyaan
pertanyaan yang lama terpendam akhirnya menemukan suara.
Menjelang sore tiba ada yang berbeda dari ekspresi wajah mereka.
Kepercayaan diri mereka tampak tumbuh, bukan hanya karena semua jawaban mereka
sudah ditemukan, melainkan mereka tahu harus memulai mimpi mereka dari mana.
“Panitianya seru dan acaranya
menarik, dari acara
ini saya jadi tau diri saya lebih
dalam lagi dan saya lebih berani mengenal diri sendiri, karena sebelum
acara ini saya masih buntu dan bingung mau apa setelah lulus sekolah” kata Kia Nur
Fadhilah seorang peserta BSI Inspiring Day yang mengungkapkan kebahagiaan nya
setelah mengikuti acara tersebut.
Melalui BSI Inspiring Day Lebak, BSI Maslahat hadir untuk membantu para
pelajar mengembangkan potensi diri mereka, minat Pendidikan mereka, hingga
rencana karir masa depan mereka menuju lebih baik. Inisiatif ini menjadi
langkah awal mereka untuk memperluas akses Pendidikan dan
menumbuhkan harapan bagi generasi muda.
BSI Inspiring Day di kabupaten Lebak bukan hanya kegiatan mentoring
saja, kegiatan ini menjadi titik temu antara informasi dan inspirasi. BSI
Maslahat menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan dan
menghadirkan kemaslahatan yang berdampak nyata.
Di Ujung banten, harapan itu tidak lagi samar, ia mulai merancang,
menuliskan, dan memperjuangkan oleh mereka generasi muda yang kini menjadi
jembatan asa yang lebih tinggi.




















