
Pasuruan-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi dan
inklusi keuangan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan
ekonomi masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan Program Kerja Tim Percepatan
Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Pasuruan serta rangkaian Kampanye Nasional
Bulan Literasi Keuangan bertema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup
Sejahtera Menuju Indonesia Emas”.
Sebagai
tindak lanjut hasil Rapat Pleno TPAKD Kota Pasuruan, OJK Malang berkolaborasi
dengan Pemerintah Kota Pasuruan dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI)
menyelenggarakan kegiatan Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Guna
Mendukung Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan UMKM pada Senin (11/5) di Gedung
Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan.
Kepala
OJK Malang Farid Faletehan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemahaman
keuangan yang baik akan membantu masyarakat dalam memanfaatkan produk dan
layanan jasa keuangan secara bijak. “Sukses itu lahir dari persiapan dan
keberuntungan. Karena itu, mari mulai membiasakan menabung dan mempersiapkan
diri dari sekarang, sebab kita tidak pernah tahu kapan kesempatan dan
keberuntungan datang,” ujar Farid.
Wali
Kota Pasuruan Adi Wibowo menyampaikan apresiasi kepada OJK Malang dan seluruh
lembaga jasa keuangan yang telah mendukung kegiatan edukasi keuangan di Kota
Pasuruan. “Sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan sektor jasa keuangan sangat
penting dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dan UMKM,” ucap
Adi.
Dalam
kegiatan tersebut, 240 peserta yang mayoritas berasal dari komunitas dan pelaku
UMKM perempuan memperoleh edukasi mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan
produk dan layanan jasa keuangan formal, serta peningkatan kewaspadaan terhadap
berbagai aktivitas keuangan ilegal dari OJK Malang dan perencana keuangan
Bareyn Mochaddin.
Kegiatan
turut diramaikan dengan booth layanan dan pameran UMKM serta partisipasi
berbagai Lembaga Jasa Keuangan (LJK). Melalui booth tersebut, masyarakat
dapat memperoleh informasi layanan keuangan, konsultasi produk keuangan, akses
pembiayaan, hingga layanan pembukaan rekening dan edukasi keuangan secara
langsung.
Acara
hari ini juga merupakan bagian dari implementasi Program Kerja Unggulan TPAKD
Kota Pasuruan, yaitu P4-LK (Penguatan, Pemanfaatan, Pemerataan dan Pemahaman
Layanan Keuangan) sebagai program terpadu dalam membangun ekosistem keuangan
yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Melalui
kegiatan ini, Pemerintah Kota Pasuruan bersama OJK Malang berharap masyarakat
semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, mampu memanfaatkan
produk dan layanan jasa keuangan secara bijak, serta terhindar dari berbagai
aktivitas keuangan ilegal. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana peningkatan
kapasitas ekonomi keluarga dan pelaku UMKM Kota Pasuruan.




















