Breaking News :
KanalLogoLogo
Selasa, 24 Februari 2026

Sport

Tiga Laga Tanpa Kalah, Marcos Santos Apresiasi Kinerja Pemain

Didik HariantoSenin, 23 Februari 2026 16:47 WIB
Tiga Laga Tanpa Kalah, Marcos Santos Apresiasi Kinerja Pemain

Striker Arema Joel Vinicius berusaha lepas dari kejaran pemain tuan rumah Madura United FC pada pekan ke-22 yang bertajuk Derbi Jatim di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (21/2) malam.

ratecard

PAMEKASAN - Arema FC hanya mampu berbagi poin pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 usai menahan imbang tuan rumah Madura United FC pada pekan ke-22 yang bertajuk Derbi Jatim di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (21/2) malam.

Seperti diketahui laga berlangsung sengit sejak awal. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui tim sempat kesulitan di awal laga.

Madura United lebih dulu mencetak gol melalui Junior Brandao pada menit pertama injury time babak pertama. Gol tersebut membuat Madura United menutup babak pertama dengan kepercayaan diri tinggi.

Memasuki babak kedua, Singo Edan tampil dengan wajah berbeda. Intensitas meningkat, tekanan lebih agresif dan permainan lebih berani. Hasilnya pun Dalberto mampu mencetak gol penyeimbang pada menit ke-46, disusul Joel Vinicius lima menit kemudian yang membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Arema FC.

"Di babak pertama intensitas kami kurang, tapi di babak kedua mulai naik dan kami bisa membalikkan keadaan," kata Marcos Santos.

Keunggulan Arema FC yang sudah di depan mata akhirnya buyar pada menit ke-88. Mendonca mencetak gol dan memaksa skor kembali imbang 2-2. Gol ini menjadi pukulan telak bagi ambisi tim tamu membawa pulang tiga poin. 

Untuk itu dia meluruskan anggapan bahwa tim sengaja menurunkan tempo saat unggul.

“Jadi, itu bukan instruksi saya untuk bertahan, tapi Madura United yang berhasil keluar dari tekanan kami,” ujar pelatih asal Brasil itu.

"Kami bukan senang karena akhirnya skor menjadi 2-2, tapi senang karena para pemain berjuang bersama di lapangan.”

“Saya bangga dengan perjuangan para pemain di babak kedua, meski tidak senang dengan hasil akhirnya. Tapi itulah sepak bola,” imbuhnya.

Sementara itu pemain asing Joel Vinicius menyoroti pentingnya komunikasi di ruang ganti sebagai titik balik performa Arema FC.

"Babak pertama kami tertinggal, tapi setelah bicara dengan pelatih, kami langsung merespon di babak kedua," kata mantan pemain Borneo FC ini.

"Senang bisa berjuang dan membalikkan keadaan, meski akhirnya hasilnya imbang," sambungnya.

Meski dia juga tidak menampik rasa kecewa atas gol penyeimbang di penghujung laga. Tim hanya mampu meraih 1 poin, membuat posisi Arema FC turun di klasemen sementara BRI Super League 2025/26 menempati posisi ke-9 dengan perolehan 31 poin.

“Kami sedih dengan hasilnya, tapi sikap di babak kedua adalah modal penting untuk laga berikutnya,” pungkas Joel Vinicius.

Pilihan Untukmu