Breaking News :
KanalLogoLogo
Sabtu, 30 Agustus 2025

Kesehatan

20 Anak Meninggal Akibat Campak di Sumenep, Pemerintah Gelar Imunisasi Massal

Ima KarimahJumat, 29 Agustus 2025 23:51 WIB
20 Anak Meninggal Akibat Campak di Sumenep, Pemerintah Gelar Imunisasi Massal

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin

ratecard

SUMENEP – Sebanyak 20 anak meninggal dunia akibat campak di Kabupaten Sumenep sejak Februari hingga Agustus 2025. Lonjakan kasus ini membuat pemerintah bergerak cepat menggelar imunisasi massal untuk menekan penularan penyakit yang disebut sebagai salah satu paling menular di dunia.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam kunjungannya ke Sumenep, Kamis (28/8), menegaskan campak dapat menular dengan sangat cepat. “Campak itu satu orang bisa menularkan ke 18. Jadi memang penyakit ini yang paling menular,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun berbahaya, campak dapat dicegah dengan vaksin yang efektif. “Kalau divaksinasi, pasti dia tidak akan kena penyakit campak lagi,” tegas Budi.

Pemerintah menargetkan 70 ribu anak di wilayah terdampak segera mendapat imunisasi dalam dua minggu. Selain itu, sistem deteksi dini diperkuat dengan surveillance lapangan, serta melibatkan tenaga kesehatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk mengenali gejala campak, seperti demam dan ruam.

Budi berharap angka kematian tidak bertambah lagi. “Yang meninggal sudah 20. Dan kita harapkan dalam 2 minggu ke depan (kasus meninggal) berhenti di sana dan tidak naik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak termakan hoaks soal vaksin. “Sekarang kan banyak berita WhatsApp mengenai jangan imunisasi. Itu sangat berbahaya dan jahat, karena gara-gara itu sampai meninggal 20 anak,” tutup Menkes.

Pilihan Untukmu