
PAMEKASAN – Semen Padang FC menjalani laga tandang di laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/26. Kabau Sirah akan dijamu oleh Madura United FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (28/12) kickoff pukul 19.00 WIB.
Tim asuhan pelatih Dejan Antonic datang ke Pulau Garam dengan semangat dan motivasi yang tinggi. Tentunya ini pengaruh dari hasil bagus berupa kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta di Padang pada laga sebelumnya.
Secara mentalitas dan kepercayaan diri, Kabau Sirah tentu lebih terlecut untuk dapat mempertahankan berada di jalur positif.
Pada papan klasemen sementara, Semen Padang kini ada di peringkat ke-16 atau tiga terbawah dengan koleksi 10 poin. Hanya selisih dua poin saja dari PSBS Biak yang punya nilai 12 dan ada di peringkat ke-15 atau batas akhir aman dari zona merah.
Artinya, jika mampu memenangi laga lawan Madura United, Kabau Sirah punya peluang untuk sementara lepas dari jeratan zona berbahaya. “Kondisi pemain semua dalam keadaan siap bertanding. Kami baru saja menjalani laga yang berat (lawan Persija) dan mendapat hasil positif. Sekarang kita dapat tantangan baru melawan Madura United,” kata pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic.
Pelatih asal Serbia ini sendiri cukup paham dengan calon lawannya nanti. Ini karena Dejan Antonic memang sempat tercatat sebagai pelatih Madura United pada tahun 2019 silam.
“Saya punya banyak kenangan disini. Semoga saja lagan anti kita dapat sajian sepakbola positif dan semoga kami bisa mencuri poin seperti yang kita inginkan. Kita sudah siap dan kita akan kerja dengan disiplin untuk dapat mewujudkan hasil positif yang diinginkan,” dia menegaskan.
Hanya saja memang Semen Padang wajib waspada penuh jika tak ingin pulang dengan tangan hampa. Pasalnya, Madura United tentu juga ingin bangkit setelah pada tiga laga terakhirnya hanya mampu mencatat sekali imbang dan dua kali kalah.




















