Breaking News :
KanalLogoLogo
Minggu, 18 Januari 2026

Sport

Franco Ramos Cerita Tentang Gol Perdana di Indonesia yang Penuh Makna

Didik HariantoMinggu, 18 Januari 2026 20:42 WIB
Franco Ramos Cerita Tentang Gol Perdana di Indonesia yang Penuh Makna

Bek PSIM Yogyakarta, Franco Ramos melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Madura United

ratecard

YOGYAKARTA – Laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/26 saat dijamu Madura United FC pada 10 Januari lalu ternyata menyisakan momen penuh makna bek PSIM Yogyakarta, Franco Ramos. Pemain berpostur jangkung ini mencatat kisah manis dan pahit sekaligus sepanjang 90 menit di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan meski timnya berhasil menang 3-0 atas tuan rumah.

Pada laga itu, Franco Ramos sukses mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol lewat tandukan pada menit ke-63. Dia memaksimalkan tendangan sudut yang didapat PSIM.  “Tendangan bebas jelas bukan tugas utama saya, tetapi saya selalu berusaha membantu tim saat kita mendapat tendangan bebas atau tendangan sudut,” kata Franco Ramos.

Pemain asal Argentina ini mempersembahkan gol tersebut untuk sosok istimewa dalam hidupnya. “Itu sangat spesial karena membantu tim meraih tiga poin dan juga gol pertama saya di Indonesia. Saya dedikasikan gol ini untuk ibu saya, dan dia tahu itu,” ucapnya lagi.

Hanya saja, dibalik kebahagiaannya mencatat gol pertama di Indonesia, juga terselip cerita bertolak belakang di pertandingan itu. Ini karena Franco Ramos juga harus mencatat kartu merah di pertandingan itu tepatnya di menit ke-73 atau berselang 10 menit saja usai mencetak gol.

“Ini sulit karena saya merasakan banyak emosi. Pertama kebahagiaan, lalu kesedihan, tapi ini sepak bola dan bisa terjadi pada siapa saja,” ungkap Franco.

Meski sempat merasa keputusan tersebut kurang tepat, Franco tetap berusaha berjiwa besar dengan kartu merah yang ia dapatkan. Pemain bernomor punggung empat ini menyadari bahwa ketidaksempurnaan adalah bagian dari dinamika pertandingan. 

“Semua orang bisa membuat kesalahan, yang pada akhirnya kita semua adalah manusia,” tambah Franco dengan bijak.

Franco Ramos dipastikan harus absen membela Laskar Mataram pada laga selanjutnya melawan Persebaya Surabaya pada 25 Januari mendatang akibat sanksi larangan bermain. Kendati demikian, ia berjanji tetap berkontribusi maksimal dalam setiap sesi latihan tim.

“Saya akan merindukan bermain bersama tim di pertandingan berikutnya tapi saya akan berusaha memberikan yang terbaik dalam latihan untuk membantu rekan-rekan tim saya tampil baik saat pertandingan tiba,” pungkas Franco.

 

Pilihan Untukmu